Tampilkan postingan dengan label Presentasi Menarik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Presentasi Menarik. Tampilkan semua postingan

6.5.13

Jangan Lupakan Ini Saat Ber-Presentasi !!!



Tahukah anda, "Kunci kesuksesan terbesar dari membawakan media presentasi adalah anda harus terlihat meyakinkan dan mampu menarik perhatian para penonton anda".

Berikut ini yang jangan anda lupakan, saat anda berPresentasi:

  1. Selalu melihat dan menghadap ke penonton anda. Gunakan layar laptop anda untuk melihat slide. Dan jangan melihat ke layar proyektor kecuali ketika anda memberikan petunjuk pada slide yang sedang dijelaskan.
  2. Bawa laser pointer jika memungkinkan. Ini akan membantu anda dalam memberikan petunjuk pada slide yang sedang dijelaskan, dibandingkan anda harus menunjuk dengan tangan anda di layar proyektor.
  3. Selalu kontak mata dengan penonton anda. Saya tahu ini memang susah, tapi terus latihan dan berusaha untuk ini!
  4. Jangan masukan tangan anda ke dalam kantong. Jangan juga bermain dengan barang yang ada di dalam kantong anda. Ini adalah gerakan orang gugup dan tidak percaya diri.
  5. Cobalah untuk tidak berdiam pada satu tempat saja jika dimungkinkan. Berjalan-jalanlah di panggung atau tempat anda presentasi. Percaya atau tidak, ini bisa membuat anda lebih rileks dan juga lebih berpotensi menarik bagi penonton anda.
  6. Perhatikan suara anda. Pastikan semua penonton anda bisa mendengarnya, terutama jika anda tidak memakai pengeras suara. Suara yang pelan tentu saja bisa membuat seluruh media presentasi anda tidak menarik.
  7. Kenalilah media presentasi anda. Jangan sampai ada reaksi kaget pada slide yang baru muncul. Jika dimungkinkan, selalu siapkan presenter notes untuk tahu skema presentasi yang anda buat. 
  8. Bicarakan apa yang hanya ada di slide. Jangan menjelaskan yang belum perlu dan jauh dari apa yang anda tampilkan di slide. Ini untuk menghindari dari kesalahan yang sering dilakukan oleh presenter karena terlalu bersemangat, dia menjadi menjelaskan semua presentasi dalam satu slide. Penonton tentu akan bingung dengan alur media presentasi anda.
  9. Gunakan template pada media presentasi anda. Jika anda hanya menggunakan teks hitam dengan background putih, memang akan membuat slide anda mudah dibuat dan tidak banyak gangguan untuk penonton. Tapi hal ini juga membuat anda terlihat tidak profesional. Gunakan corak warna (jangan terlalu banyak) atau logo anda jika dimungkinkan pada bagian atas atau bawah media presentasi. Pastikan anda konsisten dalam memilih warna dan juga jenis font.
  10. Perhatikan jumlah kata yang anda sajikan. Terlalu sedikit tentu akan membuat penonton lebih sulit mencerna. Tapi jika terlalu banyak juga membuat mereka bingung dan berujung untuk membaca slide dan tidak memperhatikan apa yang anda katakan. Usahakan anda hanya menggunakan 35 kata saja dalam 1 slide.
  11. Pakailah bullet point dalam menjelaskan. Ini akan membantu anda dalam memberikan penjelasan yang lebih terstruktur kepada penonton. Jangan hanya pakai 1 kalimat per point nya. Gunakan kalimat yang singkat, pada dan jelas. Usahakan tidak ada lebih dari 5 point untuk setiap slide. Terlalu banyak point, malah akan membuat penonton anda bingung.
  12. Gunakan media gambar, bentuk dan warna grafik, atau video yang bisa memberikan media presentasi anda lebih menarik dan hidup. 
  13. Jangan gunakan terlalu banyak animasi pada slide anda. Ini mungkin terlihat keren bagi anda, tapi mungkin malah bisa mengganggu penonton anda. Jika memang perlu, gunakan animasi yang simple dan tidak banyak efek.
  14. Jika dimungkinkan, tampilkanlah nomer slide dan juga jumlah slide media presentasi anda. Ini berguna untuk penonton anda untuk memperikrakan berapa lama lagi anda berbicara. 
  15. Pakailah pakaian presentasi yang membuat anda nyaman! Hal ini bisa meningkatkan rasa percaya diri anda. Namun selalu sesuaikan dengan situasi dan kondisi. Jangan terlihat terlalu santai dalam berpakaian.
 Semoga SUKSES untuk ANDA!!

sumber: http://mediapresentasi101.blogspot.com/

29.4.13

Tahukah Anda, Kebiasan-Kebiasaan Buruk Saat Presentasi?





1. Membaca materi di saat presentasi
Mungkin bagi seorang presenter yang belum siap memberikan presentasi, membaca saat presentasi adalah hal wajar. Tapi tahukah apa akibat yang akan timbul???. Dengan lakukan hal ini, kita akan terlihat tidak menguasai materi, bahkan bikin kurang respectnya audience/pendengar terhadap kita. Solusinya :  bacalah ulang materi sebelum Anda tampil dan jangan membahas materi yang kurang Anda kuasai.

2. Lupa Lakukan Kontak Mata?
Presentasi adalah komunikasi 1 arah antara persenter dengan pendengar.. Nah bila kita sebagai presenter tidak mampu berkomunikasi secara menarik dengan pendengar, akibatnya pasti pendengar akan BOSAN!!! Solusinya: salah satu cara agar menarik perhatian adalah kontak mata, melihat mata pendengar kita. Dampaknya, pendengar menjadi fokus pada materi yang kita berikan. Berlatihlah untuk melakukan kontak mata, salah satunya dengan menganggap presentasi seperti layaknya kita berdiskusi.


3. Tidak Rapih Dalam Berpakaian
Ada istilah, "Kesan pertama adalah segalanya!!!", terutama bagi mereka yang belum mengenal kita. Oleh karena itu berpakaianlah yang rapih, tidak harus memakai jas tapi rapih. Karena hal ini dapat menumbuhkan rasa percaya di hati pendengar. Bila kita meremehkan cara berpakaian kita, maka pendengar juga akan meremehkan kita.

4. Melakukan Hal-Hal Gak Penting
Saat presentasi kadang kita tak sadar telah melakukan hal-hal diluar kebiasaan, misalnya: memegang kancing baju, memainkan pulpen, menjentikkan jar bahkan mengepal tangan, dll?? Hal-hal kecil ini kadang terlihat sepele?...  tapi bagi pendengar, ini bisa menjadi sangat menggangu. Hindari kebiasaan ini, karena bisa mengalihkan perhatian pendengar dari presentasi kita.

5. Kurang Persiapan
Penting! lakukan persiapan untuk presentasimu. Presentasi yang buruk adalah hasil dari persiapan yang buruk. Segala hal yang dipersiapkan baik selalu menghasilkan hal baik. Solusinya yaitu lakukan persiapan! atur tempo presentasi, hal yang ingin diucapkan hingga bagaimana kita berjalan saat di panggung.

6. Diam Di Satu Tempat
Berdiri di pojok dengan laptop dihadapan dari awal hingga akhir presentasi tidak akan membuat presentasi Anda menjadi hebat dihadapan pendengar. Anda bukanlah robot yang bisa bersuara, Anda adalah pembicara yang dianggap hebat oleh pendengar Anda. Buatlah mereka terkesima.

7. Bacalah Slode Hanya Poin-Poinnya Saja
Pendengar kita mampu melihat dan membaca apa yang ditampilkan slide. Oleh karena itu hindari mengulang apa yang telah tertulis pada slide. Anda hanya sebagai penjelas dari poin yang tertulis di slide Anda. Tetapi hindari memasukkan banyak kalimat pada slide, dan biarkan pendengar mendengar langsung dari ucapan kita bukan pada slide.

8. Kelamaan Bicara
Bagi seorang pemimpin, berpidato berjam-jam mungkin cara untuk menunjukkan seberapa besar kekuasaannya namun hal ini sesungguhnya tak baik. Persingkatlah hal-hal yang ingin kita sampaikan, pendengar tak akan selalu fokus pada hal yang kita bicarakan. Pendengar juga ada kalanya merasa jenuh dengan presentasi yang terlalu lama. Sehingga bisa mengurangi perhatian para pendengar.

9. Gagal Menarik Perhatian
Pendengar hanya akan mengingat apa yang kita ucapkan pada awal dan akhir presentasi, bila kita gagal menarik perhatian pada awal presentasi bisa jadi tujuan presentasi kita tak akan tercapai. Solusi dari masalah ini yaitu berikan alasan kepada pendengar mengapa mereka harus memperhatikan Anda.

10. Mengakhiri Presentasi Dengan Buruk
Hal pertama yang di ingat pendengar adalah akhir dari presentasi kita. Oleh karena itu, akhiri presentasimu dengan baik sehingga pendengar mampu mengingat semua materi yang disampaikan.

Semoga SUKSES untuk ANDA!!

sumber: http://id.4presentation.net/10-kebiasaan-buruk-saat-presentasi/

29.5.12

Tips Membawakan Presentasi Dengan Baik, Benar & Efektif


Untuk Melakukan Presentasi Yang Baik dan Efektif. Apa yang dimaksud dengan Keterampilan Melakukan Presentasi? Keterampilan melakukan presentasi yang baik merupakan perpanjangan dari keterampilan komunikasi yang baik. Komunikasi merupakan proses dua arah: pesan harus disampaikan dengan jelas namun prosesnya hanya akan menjadi lengkap bila Anda merasa yakin bahwa pesan Anda telah diterima dengan baik dan dipahami.

Apa perbedaan antara presentasi yang baik dan yang buruk? Memberikan presentasi yang baik adalah mudah bila anda mengetahui karakteristik yang memisahkan antara presentasi yang baik dan presentasi yang buruk. Bandingkan karakteristik di bawah ini :

Presentasi yang baik

  • Energi dan penuh semangat
  • Kontak mata dengan audiens
  • Berbicara dengan jelas dan cukup keras
  • Sesekali bergerak saat berbicara
  • Menggunakan anekdot dan humor yang sesuai
  • Mengenakan pakaian yang serasi
  • Argumen-argumen terstruktur dengan baik
  • Slide dapat dibaca
  • Tipe slide bervariasi
  • Tidak lebih dari 1 slide per menit
  • Variasi teknologi lain, misalnya video
  • Selesai tepat waktu dan sediakan waktu untuk Tanya jawab.

Presentasi yang buruk
  • Tujuan tidak jelas
  • Postur tubuh kurang baik, tidak ada kontak mata, dan berbicara dengan suara yang monoton
  • Pengulangan yang tidak perlu (dalam presentasi atau dari pembicara sebelumnya)
  • Kurang persiapan
  • Terlalu rumit/sederhana bagi audiens
  • Terlalu banyak slide
  • Slide tidak dapat dibaca
  • Penggunaan efek-efek teknis Power Point yang berlebihan
  • Penggunaan warna yang buruk pada slide
  • Pengunaan peralatan teknis yang keliru
  • Melebihi waktu yang dialokasikan untuk presentasi anda.

Komponen-komponen dari presentasi yang baik
 

Suatu presentasi dapat dibagi menjadi tiga bagian, dengan masing-masing kumpulan pertanyaan yang harus Anda tanyakan pada diri Anda sendiri sebelum saat presentasi.

I. Pendahuluan

  • Bagaimana cara Anda membina hubungan dengan audiens?
  • Bagaimana cara Anda menangkap perhatian audiens? Akankah Anda menggunakan kutipan, gambar, fakta atau kisah?
  • Apa maksud presentasi Anda dan bagaimana anda akan menyatakannya dengan jelas di awal pembicaraan sehingga audiens tahu apa yang akan disampaikan pada mereka?
II. Isi presentasi
  • Apakah urutan logis untuk topik yang ingin Anda cakup dan dapatkah Anda membuat alur atau cerita untuk membantu audiens memahami arah presentasi anda?
  • Apa 3-5 butir kunci yang ingin Anda sampaikan dan bagaimana cara Anda menggunakan data atau ilustrasi untuk menyampaikan butir-butir tersebut pada audiens?
  • Bagaimana cara Anda meringkas butir-butir Anda, dan kemudian beralih ke bagian berikutnya dari presentasi Anda?
III. Ringkasan
  • Ringkas semua butir kunci.
  • Ilhami audiens untuk menggunakan informasi yang Anda sampaikan.
Sumber : 
IRRI Rice Knowledge Bank 
Disadur oleh: J. Bawolye / MSyam – Des. 2006

18.11.11

Tips Sukses Presentasi Di Kelas

Persiapan

  • Buatlah kerangka utama Presentasi Anda
  • Bandingkan dengan minat pendengar
  • Ketahui karakteristik dan dasar pengetahuan pendengar:
  • Pembukaan Presentasi Anda harus "menggiring" pendengar pada satu pemikiran.
  • Dari pembukaan ini, tunjukkan pendapat/topik yang akan disampaikan.
  • Kemudian mulailah memasuki argumentasi.
  • Melihat poin di atas, persempit topik Presentasi Anda menjadi beberapa pemikiran utama.
  • Latihlah Presentasi Anda, entah itu Anda rekam sendiri, atau melakukannya di hadapan beberapa teman.

Teknik Presentasi

  • Buat suasana yang santai dan rileks untuk pendengar Anda, misalnya dengan guyonan yang relevan, atau ambil perhatian mereka dengan bahasa tubuh atau peristiwa yang dramatik.
  • Gunakan kata ganti "personal" (misalnya kita) dalam memberikan presentasi.
  • Lakukan kontak mata dengan pendengar.
  • Presentasikan topik Anda dengan menggunakan suara yang ramah/akrab, tapi beri variasi sebagai penekanan pada beberapa kata.
  • Gunakan kata/kalimat transisi yang memberitahukan pendengar bahwa Anda akan menuju ke pemikiran yang lain.
  • Berilah pertanyaan-pertanyaan kepada pendengar untuk melibatkan mereka.
  • Ambil kesimpulan sesuai dengan pemikiran/argumentasi yang sudah dipresentasikan.
  • Sisakan waktu untuk pertanyaan, dan mintalah masukkan pada:
  • Isi presentasi (ide-ide berhubungan yang mungkin belum disentuh)
  • Kesimpulan

Penggunaan Alat Audio Visual

  • Bila menggunakan komputer, periksa apakah hardware-nya cocok dengan software yang hendak kamu gunakan. Periksa juga apakah dokumen Anda bisa digunakan dengan versi software yang ada.
  • Datanglah lebih pagi, serta periksalah apakah semua alat bantu yang hendak digunakan (audio, visual, komputer) bisa dilihat, didengarkan, dan dimengerti oleh semuanya.
  • Gunakan huruf-huruf sederhana dan berukuran besar agar bisa dibaca dengan mudah (tampilan visual).
  • Perlengkapi setiap pemikiran utama Anda dengan material yang bisa ditunjukkan.
  • Jangan membagikan kertas (handout), termasuk kerangka utama, sebelum Presentasi Anda (atau pendengar akan terfokus untuk membacanya daripada mendengarkan Presentasi Anda).

Semoga Sukses

10.9.11

Manfaat Dan Efektifitas Humor Dalam Presentasi

Anda pasti sudah tahu atau mungkin pernah mengalaminya kalau humor seringkali disambut gelak tawa yang melihat ataupun mendengarnya. Tentunya kondisi itu akan membangkitkan semanggat dan gairah.

Dalam berpresentasi, meskipun topik Anda serius atau bersifat teknis, humor dapat bermanfaat dan efektif membantu membangun hubungan langsung dengan audiens.


Manfaat dan Efektifitas Humor dalam Presentasi :
  • Humor dapat membuat audiens tidak bosan dan jenuh saat pembicaraan yang bersifat teknis terasa berat atau menjemukan.
  • Humor dapat membuat audiens santai ketika ketegangan terbangun.
  • Humor memungkinkan para hadirin merasa seperti mereka berada di sana untuk menikmati diri sendiri.
  • Humor dapat membuat audiens lebih mudah untuk mengingatisi presentasi Anda
  • Humor dapat membuat audiens termotivasi apa yang anda sampaikan.
  • Humor yang sedikit mencela diri sendiri memungkinkan para hadirin melihat Anda sebagai salah satu dari mereka bukannya sebagai seseorang yang sempurna yang tidak mungkin dapat berhubungan dengan mereka atau persoalan-persoalan yang mereka hadapi.

Humor akan sangat bermanfaat dan efektif, bila ..

  • Otentik dengan isi dan pesan yang disampaikan.
  • Memiliki relevansi dan berhubungan erat dengan pesan Anda.
  • Mempunyai bagian pokok yang jelas.
  • Berikan humor yang belum pernah mereka dengar sebelumnya.

Humor yang harus dihindari:

  • Humor yang diberikan harus sesuai dan tidak boleh bersifat menyerang para audiens Humor harus bersih dari unsur SARAP : Suku-Agama-Ras-Antar Golongan-Politik-Pornografi.
  • Humor jangan terlalu panjang, karena bisa mwngakibatkan audiens kehilangan minat.
  • Jangan mengulang humor yang telah ada.
  • Waspada dengan humor yang dapat menimbulkan dampak yang berbahaya, menyebabkan kemarahan dan penghinaan. Satu perkataan yang sambrono dapat membuat seluruh audiens berubah memusuhi Anda.

Sukses untuk Anda!

31.8.11

7 Langkah Rahasia Membuat Presentasi Yang Menarik Dan Efektif Bagi Audiens

Adanya beragamnya software dan tool sekarang ini, memudahkan siapapun bisa membuat presentasi. Namun tidak semua orang yang dapat membuat presentasinya menarik dan efektif bagi audiensnya? Lalu apa yang harus dilakukan?

Untuk membuat presentasi agar, ada langkah-langkah rahasia (kalau sudah dishare, sudah bukan rahasia lagi ... hehe) yang harus dilakukan, yaitu:

1. Persiapan
Persiapan merupakan langkah paling penting pada saat presentasi. Bagaimana anda mempersiapkan segala hal untuk presentasi anda ? Secara umum biasanya menghabiskan waktu 30 jam untuk persiapan dan ”rehearse” untuk setiap jam presentasi. Gunakan tape recorder, video maupin CD untuk dapat mengetahui umpan balik dari latihan presentasi anda.

2. Berikan Contoh
Jangan ragu untuk memberikan contoh dan bila perlu pengalaman anda pribadi yang mendukung materi presentasi anda. Ini merupakan cara jitu untuk melibatkan diri anda dengan audiens dan sharing dengan mereka.

3. Santai Tetap Fokus

Kondisi ini hanya bisa didapat jika anda melakukan persiapan yang cukup. Fokuslah terhadap pesan yang anda ingin sampaikan dan bukan pada audiens.

4. Latihan Kalimat Awal
Melatih kalimat awal pembuka untuk presentasi akan menentukan suksesnya presentasi yang akan anda sampaikan. Audiens biasanya akan menilai kita pada 30 detik awal pertama presentasi.

5. Gunakan Humor Seperlunya
Menggunakan humor dalam presentasi anda, bukan berarti anda harus mejadi pelawak di depan audiens. Buatlah humor yang alami dari pengalaman diri anda ataupun dari materi yang anda bawakan dan jangan pernah menjadikan audiens sebagai obyek lawakan anda.

6. Gunakan Gesture & Body Languange
Komunikasi visual membuktikan jauh lebih efektif daripada suara, jadi jangan lupa untuk menggunakan gesture dan body languange. Tidak ada salahnya anda mencoba tiga tempat presentasi yakni di tengah stage, kiri stage dan kanan stage. Jika anda bergerak dari datu posisi ke posisi yang lain pastikan kontak mata anda dengan audiens selalu terjaga.

7. Perhatikan Detail

Pastikan anda mengetahui profil audiens, jumlah audiens, waktu dan kondisi tempat presentasi. Pastikan anda membawa alat bantu visual dan handout untuk mempermudah presentasi anda.


Sukses untuk Anda!
Intisari dari berbagai sumber