Tampilkan postingan dengan label Preentasi Anda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Preentasi Anda. Tampilkan semua postingan

29.5.12

Tips Membawakan Presentasi Dengan Baik, Benar & Efektif


Untuk Melakukan Presentasi Yang Baik dan Efektif. Apa yang dimaksud dengan Keterampilan Melakukan Presentasi? Keterampilan melakukan presentasi yang baik merupakan perpanjangan dari keterampilan komunikasi yang baik. Komunikasi merupakan proses dua arah: pesan harus disampaikan dengan jelas namun prosesnya hanya akan menjadi lengkap bila Anda merasa yakin bahwa pesan Anda telah diterima dengan baik dan dipahami.

Apa perbedaan antara presentasi yang baik dan yang buruk? Memberikan presentasi yang baik adalah mudah bila anda mengetahui karakteristik yang memisahkan antara presentasi yang baik dan presentasi yang buruk. Bandingkan karakteristik di bawah ini :

Presentasi yang baik

  • Energi dan penuh semangat
  • Kontak mata dengan audiens
  • Berbicara dengan jelas dan cukup keras
  • Sesekali bergerak saat berbicara
  • Menggunakan anekdot dan humor yang sesuai
  • Mengenakan pakaian yang serasi
  • Argumen-argumen terstruktur dengan baik
  • Slide dapat dibaca
  • Tipe slide bervariasi
  • Tidak lebih dari 1 slide per menit
  • Variasi teknologi lain, misalnya video
  • Selesai tepat waktu dan sediakan waktu untuk Tanya jawab.

Presentasi yang buruk
  • Tujuan tidak jelas
  • Postur tubuh kurang baik, tidak ada kontak mata, dan berbicara dengan suara yang monoton
  • Pengulangan yang tidak perlu (dalam presentasi atau dari pembicara sebelumnya)
  • Kurang persiapan
  • Terlalu rumit/sederhana bagi audiens
  • Terlalu banyak slide
  • Slide tidak dapat dibaca
  • Penggunaan efek-efek teknis Power Point yang berlebihan
  • Penggunaan warna yang buruk pada slide
  • Pengunaan peralatan teknis yang keliru
  • Melebihi waktu yang dialokasikan untuk presentasi anda.

Komponen-komponen dari presentasi yang baik
 

Suatu presentasi dapat dibagi menjadi tiga bagian, dengan masing-masing kumpulan pertanyaan yang harus Anda tanyakan pada diri Anda sendiri sebelum saat presentasi.

I. Pendahuluan

  • Bagaimana cara Anda membina hubungan dengan audiens?
  • Bagaimana cara Anda menangkap perhatian audiens? Akankah Anda menggunakan kutipan, gambar, fakta atau kisah?
  • Apa maksud presentasi Anda dan bagaimana anda akan menyatakannya dengan jelas di awal pembicaraan sehingga audiens tahu apa yang akan disampaikan pada mereka?
II. Isi presentasi
  • Apakah urutan logis untuk topik yang ingin Anda cakup dan dapatkah Anda membuat alur atau cerita untuk membantu audiens memahami arah presentasi anda?
  • Apa 3-5 butir kunci yang ingin Anda sampaikan dan bagaimana cara Anda menggunakan data atau ilustrasi untuk menyampaikan butir-butir tersebut pada audiens?
  • Bagaimana cara Anda meringkas butir-butir Anda, dan kemudian beralih ke bagian berikutnya dari presentasi Anda?
III. Ringkasan
  • Ringkas semua butir kunci.
  • Ilhami audiens untuk menggunakan informasi yang Anda sampaikan.
Sumber : 
IRRI Rice Knowledge Bank 
Disadur oleh: J. Bawolye / MSyam – Des. 2006

10.9.11

Manfaat Dan Efektifitas Humor Dalam Presentasi

Anda pasti sudah tahu atau mungkin pernah mengalaminya kalau humor seringkali disambut gelak tawa yang melihat ataupun mendengarnya. Tentunya kondisi itu akan membangkitkan semanggat dan gairah.

Dalam berpresentasi, meskipun topik Anda serius atau bersifat teknis, humor dapat bermanfaat dan efektif membantu membangun hubungan langsung dengan audiens.


Manfaat dan Efektifitas Humor dalam Presentasi :
  • Humor dapat membuat audiens tidak bosan dan jenuh saat pembicaraan yang bersifat teknis terasa berat atau menjemukan.
  • Humor dapat membuat audiens santai ketika ketegangan terbangun.
  • Humor memungkinkan para hadirin merasa seperti mereka berada di sana untuk menikmati diri sendiri.
  • Humor dapat membuat audiens lebih mudah untuk mengingatisi presentasi Anda
  • Humor dapat membuat audiens termotivasi apa yang anda sampaikan.
  • Humor yang sedikit mencela diri sendiri memungkinkan para hadirin melihat Anda sebagai salah satu dari mereka bukannya sebagai seseorang yang sempurna yang tidak mungkin dapat berhubungan dengan mereka atau persoalan-persoalan yang mereka hadapi.

Humor akan sangat bermanfaat dan efektif, bila ..

  • Otentik dengan isi dan pesan yang disampaikan.
  • Memiliki relevansi dan berhubungan erat dengan pesan Anda.
  • Mempunyai bagian pokok yang jelas.
  • Berikan humor yang belum pernah mereka dengar sebelumnya.

Humor yang harus dihindari:

  • Humor yang diberikan harus sesuai dan tidak boleh bersifat menyerang para audiens Humor harus bersih dari unsur SARAP : Suku-Agama-Ras-Antar Golongan-Politik-Pornografi.
  • Humor jangan terlalu panjang, karena bisa mwngakibatkan audiens kehilangan minat.
  • Jangan mengulang humor yang telah ada.
  • Waspada dengan humor yang dapat menimbulkan dampak yang berbahaya, menyebabkan kemarahan dan penghinaan. Satu perkataan yang sambrono dapat membuat seluruh audiens berubah memusuhi Anda.

Sukses untuk Anda!

31.8.11

7 Langkah Rahasia Membuat Presentasi Yang Menarik Dan Efektif Bagi Audiens

Adanya beragamnya software dan tool sekarang ini, memudahkan siapapun bisa membuat presentasi. Namun tidak semua orang yang dapat membuat presentasinya menarik dan efektif bagi audiensnya? Lalu apa yang harus dilakukan?

Untuk membuat presentasi agar, ada langkah-langkah rahasia (kalau sudah dishare, sudah bukan rahasia lagi ... hehe) yang harus dilakukan, yaitu:

1. Persiapan
Persiapan merupakan langkah paling penting pada saat presentasi. Bagaimana anda mempersiapkan segala hal untuk presentasi anda ? Secara umum biasanya menghabiskan waktu 30 jam untuk persiapan dan ”rehearse” untuk setiap jam presentasi. Gunakan tape recorder, video maupin CD untuk dapat mengetahui umpan balik dari latihan presentasi anda.

2. Berikan Contoh
Jangan ragu untuk memberikan contoh dan bila perlu pengalaman anda pribadi yang mendukung materi presentasi anda. Ini merupakan cara jitu untuk melibatkan diri anda dengan audiens dan sharing dengan mereka.

3. Santai Tetap Fokus

Kondisi ini hanya bisa didapat jika anda melakukan persiapan yang cukup. Fokuslah terhadap pesan yang anda ingin sampaikan dan bukan pada audiens.

4. Latihan Kalimat Awal
Melatih kalimat awal pembuka untuk presentasi akan menentukan suksesnya presentasi yang akan anda sampaikan. Audiens biasanya akan menilai kita pada 30 detik awal pertama presentasi.

5. Gunakan Humor Seperlunya
Menggunakan humor dalam presentasi anda, bukan berarti anda harus mejadi pelawak di depan audiens. Buatlah humor yang alami dari pengalaman diri anda ataupun dari materi yang anda bawakan dan jangan pernah menjadikan audiens sebagai obyek lawakan anda.

6. Gunakan Gesture & Body Languange
Komunikasi visual membuktikan jauh lebih efektif daripada suara, jadi jangan lupa untuk menggunakan gesture dan body languange. Tidak ada salahnya anda mencoba tiga tempat presentasi yakni di tengah stage, kiri stage dan kanan stage. Jika anda bergerak dari datu posisi ke posisi yang lain pastikan kontak mata anda dengan audiens selalu terjaga.

7. Perhatikan Detail

Pastikan anda mengetahui profil audiens, jumlah audiens, waktu dan kondisi tempat presentasi. Pastikan anda membawa alat bantu visual dan handout untuk mempermudah presentasi anda.


Sukses untuk Anda!
Intisari dari berbagai sumber