Tampilkan postingan dengan label Teknik Presentasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknik Presentasi. Tampilkan semua postingan

20.5.13

3 Jurus Sederhana Menjadikan Presentasi Jadi Lebih Hidup

Public Speaking merupakan hal penting yang musti dikuasai jika anda bekerja dalam bidang yang lekat dengan presentasi. Tengoklah Steve Jobs, yang lewat presentasi sederhananya, ia mampu membawa Apple menjadi brand bernilai tinggi serta memiliki kredibilitas bagi para pengguna setianya. Presentasi yang baik tentu saja akan mengangkat nilai perusahaan anda, serta mengangkat nilai anda di mata para petinggi perusahaan.

Oleh sebab itu, menguasai teknik dasar public speaking sangat disarankan untuk menjadi pribadi yang memiliki nilai lebih. Beberapa cara sederhana untuk mebuat sebuah presentasi menjadi lebih hidup adalah :

Pernafasan dan Kalimat
Yang perlu anda lakukan sesampainya di hadapan orang-orang, adalah tarik nafas dalam-dalam sambil mengumbar sebuah senyuman ringan kepada seluruh audiens. Ciptakan sebuah ikatan emosional lewat senyuman. Dengan terlebih dahulu tersenuyum, maka suasana presentasi akan sedikit lebih cair dan bersahabat, karena tidak menampilkan keseriusan yang membosankan.
Lalu, gunakan kalimat pembuka yang memiliki kekuatan dan mampu menarik perhatian audiens. Misalnya “Apakah anda tahu cara paling cepat untuk jadi kaya? ….. Mencuri” kalimat tersebut akan sangat mudah membuat perhatian langsung tertuju pada anda. Dan, sepanjang presentasi, sebaiknay gunakan orientaasi Saya – Anda – Kita

Kontak Dengan Audiens
Kontak mata dalam sebuah presentasi memang sudah biasa dan sangat vital. Bagaimana dengan kontak batin? Nah, anda perlu melatih diri dengan cara memainkan emosi para audiens. Jurus mudahnya adalah dengan cara mengangkat kisah sukses yang inspiratif. Hal positif jika disampaikan dengan cara yang benar akan menarik perhatian lebih baik juga.
Nah, untuk kontak mata, anda musti jeli mencari siapa orang yang memperhatikan presentasi anda. Pastikan perhatian dia tetap pada anda dengan cara memelihara kontak mata. Gunakan tatapan ramah dan penuh arti, bukan atapan kosong atau sambil lalu.

Interaksi
Interaksi merupakan saat – saat yang menentukan. Karena pada saat interaksi, anda bisa menilai seberapa besar presentasi anda berhasil sampai kepada audiens anda. Jika terdapat audiens yang bertanya mengenai presentasi anda, bisa jadi presentasi anda sangat berhasil. Tetpi, bukan tidak mungkin juga jika presentasi anda justru banyak kesalahan sehingga menimbulkan banyak kritik dan koreksi.(Kaskus/rei)

6.5.13

Jangan Lupakan Ini Saat Ber-Presentasi !!!



Tahukah anda, "Kunci kesuksesan terbesar dari membawakan media presentasi adalah anda harus terlihat meyakinkan dan mampu menarik perhatian para penonton anda".

Berikut ini yang jangan anda lupakan, saat anda berPresentasi:

  1. Selalu melihat dan menghadap ke penonton anda. Gunakan layar laptop anda untuk melihat slide. Dan jangan melihat ke layar proyektor kecuali ketika anda memberikan petunjuk pada slide yang sedang dijelaskan.
  2. Bawa laser pointer jika memungkinkan. Ini akan membantu anda dalam memberikan petunjuk pada slide yang sedang dijelaskan, dibandingkan anda harus menunjuk dengan tangan anda di layar proyektor.
  3. Selalu kontak mata dengan penonton anda. Saya tahu ini memang susah, tapi terus latihan dan berusaha untuk ini!
  4. Jangan masukan tangan anda ke dalam kantong. Jangan juga bermain dengan barang yang ada di dalam kantong anda. Ini adalah gerakan orang gugup dan tidak percaya diri.
  5. Cobalah untuk tidak berdiam pada satu tempat saja jika dimungkinkan. Berjalan-jalanlah di panggung atau tempat anda presentasi. Percaya atau tidak, ini bisa membuat anda lebih rileks dan juga lebih berpotensi menarik bagi penonton anda.
  6. Perhatikan suara anda. Pastikan semua penonton anda bisa mendengarnya, terutama jika anda tidak memakai pengeras suara. Suara yang pelan tentu saja bisa membuat seluruh media presentasi anda tidak menarik.
  7. Kenalilah media presentasi anda. Jangan sampai ada reaksi kaget pada slide yang baru muncul. Jika dimungkinkan, selalu siapkan presenter notes untuk tahu skema presentasi yang anda buat. 
  8. Bicarakan apa yang hanya ada di slide. Jangan menjelaskan yang belum perlu dan jauh dari apa yang anda tampilkan di slide. Ini untuk menghindari dari kesalahan yang sering dilakukan oleh presenter karena terlalu bersemangat, dia menjadi menjelaskan semua presentasi dalam satu slide. Penonton tentu akan bingung dengan alur media presentasi anda.
  9. Gunakan template pada media presentasi anda. Jika anda hanya menggunakan teks hitam dengan background putih, memang akan membuat slide anda mudah dibuat dan tidak banyak gangguan untuk penonton. Tapi hal ini juga membuat anda terlihat tidak profesional. Gunakan corak warna (jangan terlalu banyak) atau logo anda jika dimungkinkan pada bagian atas atau bawah media presentasi. Pastikan anda konsisten dalam memilih warna dan juga jenis font.
  10. Perhatikan jumlah kata yang anda sajikan. Terlalu sedikit tentu akan membuat penonton lebih sulit mencerna. Tapi jika terlalu banyak juga membuat mereka bingung dan berujung untuk membaca slide dan tidak memperhatikan apa yang anda katakan. Usahakan anda hanya menggunakan 35 kata saja dalam 1 slide.
  11. Pakailah bullet point dalam menjelaskan. Ini akan membantu anda dalam memberikan penjelasan yang lebih terstruktur kepada penonton. Jangan hanya pakai 1 kalimat per point nya. Gunakan kalimat yang singkat, pada dan jelas. Usahakan tidak ada lebih dari 5 point untuk setiap slide. Terlalu banyak point, malah akan membuat penonton anda bingung.
  12. Gunakan media gambar, bentuk dan warna grafik, atau video yang bisa memberikan media presentasi anda lebih menarik dan hidup. 
  13. Jangan gunakan terlalu banyak animasi pada slide anda. Ini mungkin terlihat keren bagi anda, tapi mungkin malah bisa mengganggu penonton anda. Jika memang perlu, gunakan animasi yang simple dan tidak banyak efek.
  14. Jika dimungkinkan, tampilkanlah nomer slide dan juga jumlah slide media presentasi anda. Ini berguna untuk penonton anda untuk memperikrakan berapa lama lagi anda berbicara. 
  15. Pakailah pakaian presentasi yang membuat anda nyaman! Hal ini bisa meningkatkan rasa percaya diri anda. Namun selalu sesuaikan dengan situasi dan kondisi. Jangan terlihat terlalu santai dalam berpakaian.
 Semoga SUKSES untuk ANDA!!

sumber: http://mediapresentasi101.blogspot.com/

27.5.12

Tips & Dasar-Dasar Merencanakan Presentasi Anda


Seiring dgn kecanggihan komputer dlm menulis, kemampuan presentasi yg profesional menjadi suatu kemampuan baru yg dituntut dlm bekerja. 

Orang menyenangi presenter yg terbuka, menarik dan informatif. Apakah anda merasa ragu mengenai kemampuan berbicara anda di depan umum ?

Mengembangkan dan menyalurkan kemampuan mempresentasikan bisnis, seperti kebanyakan jabatan dlm bisnis, adalah perumusan dan kemampuan belajar. Mempelajari formula, mempraktekan kemampuan dan anda akan berkompetisi sebagai presenter. 

Inilah dasar-dasar dlm berpresentasi yg akan membantu meningkatkan kemampuan anda :

Merencanakan Presentasi Anda .
Dalam membuat presentasi , berpikirlah layaknya seorang reporter dan coba menjawab pertanyaan "Siapa, Apa, Kenapa, Bagaimana dan Dimana."
  • Siapa yang akan hadir dan berapa banyak ? Apakah isi dari presentasi anda dan pilih alat peraga apa agar  memenuhi kebutuhan dari grup anda. Alat peraga harus terlihat nyata bagi semua orang.
  • Apa tujuan dari presentasi anda ? Apakah untuk menjelaskan suatu rencana kerja atau ada suatu projek yang perlu dibahas ? apa untuk menjelaskan kepada orang apa yg harus dilakukan-dan bagaimana, atau untuk  melaporkan apa yg telah dilakukan dan dikerjakan; atau ingin mengeluarkan suatu ide; atau akan menjelaskan dan  memecahkan masalah; apa untuk mendapatkan  konsensus utk sebuah keputusan; atau untuk melakukan latihan; atau untuk memberikan motifasi.
  • Kenapa mereka ada disana? Apakah kemauan hadirin? Apakah setiap saat setiap orang menghadiri pertemuan tersebut. Apakah mereka akan  bertanya  "Apa pentingnya pertemuan ini bagi saya?".  Pastikan anda bisa menjawab pertanyaan tsb.
  • Infomasi apakah yang dibutuhakan utk menunjang tujuan anda?. Bagaimana anda menyajikannya? Pastikan point-point anda padat, jelas dan dapat dimengerti oleh peserta dan hadirin. Pergunakan visualisasi utk menjelaskan dan memperkuat pesan anda.
  • Dimana tempat pelaksanaanya?. Ruangan presentasi yg digunakan akan berdampak pada bagaimana anda menyajikan presentasi. Akankah anda memerlukan sebuah proyektor atau dapatkah anda menggunakan flip marts? Akankah anda membutuhkan mikrofon atau podium?

Format presentasi.
Dari Toats Master Internasional termasuk komunikasi atau program kepemimpinan menghadirkan tipe-tipe fomat Presentasi.mereka terdiri dari opening/ pembukaan yg mana akan menarik perhatian hadirin dan mengantarnya ke topik presentasi. 
Kemudian body/isi, yang mana mempunyai poin terpenting. Tiap poinnya bermula dari suatu pernyataan fakta yg diikuti dgn materi pembantu. Presentasi diakhiri dengan closing/penutupan yg terdiri dari kesimpulan, dan panggilan utk beraksi/amanat. 
Dalam menyajikan presentasi, penjadwalan/pembagian waktu yg ideal adalah:
  • Pembukaan - 10 -20 %
  • Isi - 65 -75 %
  • Penutupan - 10 -20 %
Toasmaster membuat setiap poin anda menjadi jelas utk dinyatakan, terilustrasi dan mendukung. Bersikaplah seperti para peserta tdk mengetahui sama sekali tentang topik anda, jangan menganggap mereka tahu segalanya. Hindari bahasa yg kacau. Ambilah beberapa menit utk tiap poin penting, kecuali hadirin menganggap poin tsb tdk penting. Aturlah poin anda secara logis.

Tips untuk kesuksesan presentasi:
  • Rencanakan waktu anda.
  • Buat agar poin anda jelas.
  • Bicara dengan jelas.
  • Pergunakan alat peraga atau gambaran yg dpt diterima semua orang.
  • Berakhir dengan tepat waktu.

Membangun kepercayaan diri
  • Ketakutan/demam panggung adalah wajar, ini menunjukan betapa pentingnya presentasi tsb bagi anda,dan lakukanlah semaksimal mungkin. 
  • Mengetahui seberapa jauh anda menguasai waktu akan membuat anda percaya diri. Berlatihlah sampai anda merasa yakin/nyaman dgn kemampuan anda.

Inilah beberapa tips tambahan dalam bagaimana mengontrol rasa takut/nervous:
  • Menyadari bahwa semua orang menginnginkan anda agar berhasil. Maka bersikaplah tenang, ambil napas dalam-dalam. Ketika kita nervous, kita akan bernapas dengan sesak. Jika anda berkonsentrasi dgn napas yg dalam, anda akan mendapat cukup udara dan mengatasi panik. 
  • Aturlah sebaik mungkin  postur tubuh anda. Kita akan mempunyai lebih banyak kekuatan dan energi ketika tubuh tegak dan berat yg seimbang diatas kaki kita. Konsentrasi pada pesan, bukan pd bagaimana anda dapat melewati. 
  • Pergunakan kontak mata. Ini akan membantu peserta anda mengetahui bahwa anda sedang berbicara dengan anda, bukan pada mereka. 
  • Cari muka/wajah yg suportif dan tatap mata mereka utk membuat poin. Merasa  nervous akibat dari sesuatu yg positif. Janganlah minta maaf. Lupakan kesempurnaan. Belajarlah menertawakan diri anda sendiri.
  • Masalah-masalah yg terjadi/muncul selama presentasi anggap saja sesuatu yang  lucu misalkan peralatan anda tidak berfungsi, kekeliruan anda, anda mendapati segumpalan odol/pasta gigi dibaju anda dst.. 
  • Buatlah humor ( bukan lelucon ), sesuatu yg lucu yg terjadi dlm perjalanan menuju ruang pertemuan. Pergunakan cerita pendek yg lucu utk membawakan data statistik, fakta-fakta dan tunjukkan bahwa data tersebut perlu utk dibawa pulang oleh mereka. 

Beralihlah dari baik ke paling baik. 
  • Sebelum  menyampaikan presentasi pada waktu berikutnya, tanyakan pd rekan yg terpercaya agar dapat memberikan anda masukan. Jika dalam rangka memberikan masukan diperlu seorang ahli, sewalah pelatih pribadi. 
  • Selagi anda merasa punya waktu, bergabunglah dengan Toastmasters Internasional utk menambah kemampuan baru anda secara berkesinambungan. Pergunakan kemampuan presentasi anda sehingga berdampak positif kepada penampilan anda.
  • Segeralah tinggalkan gaya atau  model kebiasaan diperusahaan anda dan beranikan diri  utk tampil beda. Buat peserta/penonton anda mengatakan " Wow, bukan saja saya mempelajari sesuatu, tetapi dia merupakan presenter yang baik. "
Ditulis oleh : Ethel M. Cook
Diterjemahkan Oleh : Duta Puspita

18.11.11

Tips Sukses Presentasi Di Kelas

Persiapan

  • Buatlah kerangka utama Presentasi Anda
  • Bandingkan dengan minat pendengar
  • Ketahui karakteristik dan dasar pengetahuan pendengar:
  • Pembukaan Presentasi Anda harus "menggiring" pendengar pada satu pemikiran.
  • Dari pembukaan ini, tunjukkan pendapat/topik yang akan disampaikan.
  • Kemudian mulailah memasuki argumentasi.
  • Melihat poin di atas, persempit topik Presentasi Anda menjadi beberapa pemikiran utama.
  • Latihlah Presentasi Anda, entah itu Anda rekam sendiri, atau melakukannya di hadapan beberapa teman.

Teknik Presentasi

  • Buat suasana yang santai dan rileks untuk pendengar Anda, misalnya dengan guyonan yang relevan, atau ambil perhatian mereka dengan bahasa tubuh atau peristiwa yang dramatik.
  • Gunakan kata ganti "personal" (misalnya kita) dalam memberikan presentasi.
  • Lakukan kontak mata dengan pendengar.
  • Presentasikan topik Anda dengan menggunakan suara yang ramah/akrab, tapi beri variasi sebagai penekanan pada beberapa kata.
  • Gunakan kata/kalimat transisi yang memberitahukan pendengar bahwa Anda akan menuju ke pemikiran yang lain.
  • Berilah pertanyaan-pertanyaan kepada pendengar untuk melibatkan mereka.
  • Ambil kesimpulan sesuai dengan pemikiran/argumentasi yang sudah dipresentasikan.
  • Sisakan waktu untuk pertanyaan, dan mintalah masukkan pada:
  • Isi presentasi (ide-ide berhubungan yang mungkin belum disentuh)
  • Kesimpulan

Penggunaan Alat Audio Visual

  • Bila menggunakan komputer, periksa apakah hardware-nya cocok dengan software yang hendak kamu gunakan. Periksa juga apakah dokumen Anda bisa digunakan dengan versi software yang ada.
  • Datanglah lebih pagi, serta periksalah apakah semua alat bantu yang hendak digunakan (audio, visual, komputer) bisa dilihat, didengarkan, dan dimengerti oleh semuanya.
  • Gunakan huruf-huruf sederhana dan berukuran besar agar bisa dibaca dengan mudah (tampilan visual).
  • Perlengkapi setiap pemikiran utama Anda dengan material yang bisa ditunjukkan.
  • Jangan membagikan kertas (handout), termasuk kerangka utama, sebelum Presentasi Anda (atau pendengar akan terfokus untuk membacanya daripada mendengarkan Presentasi Anda).

Semoga Sukses

9.9.11

Rahasia Sukses Presentasi Dari The Master Presentation, Steve Jobs (1)

Siapa yang tidak kenal Steve Jobs? The Master Presentation, juga dikenal sebagai 'Wonderkid' of Sillicon Valley dan pendiri dan tokoh kunci suksesnya produk Ipad dari Apple yang mendunia!!!

Kata-kata yang selalu saya ingat dari Steve Jobs adalah, “Kesederhanaan adalah kecanggihan yang menakjubkan”. Ini dibuktikan dia melalui berbagai produk²nya yang selalu simple tetapi benar-benar canggih.

Kalau Anda cermati, “Kesederhanaan adalah kecanggihan yang menakjubkan” juga diimplementasikan saat dia berpresentasi dimanapun. Presentasi yang dia sajikan selalu menarik bagi audiensnya dan yang paling utama, apa yang dipresentasikan akan selalu diingat dan membekas di benak audiensnya, luar biasa!!! lalu apa yang menjadi rahasianya?!!!

Berikut rahasia sukses presentasi Steve Jobs:

1. Menggunakan Analog

Photo by Justin Sullivan/Getty Images North America

Setiap presentasi Steve Jobs memiliki semua unsur seperti sebuah film box office, yaitu adanya tokoh pahlawan maupun penjahat, kisah sukses, tampilan visual yang menakjubkan dan sebuah peran pendukung serta brain storming yang hebat. Dan, seperti sutradara film, Steve Jobs menggunakan storyboard untuk menentukan plot presentasinya. Semua ini adalah untuk menghantarkan sebuah cerita kepada audiens.


2. Fokus Pada Kebutuhan Dan Manfaat Konsumen

Photo by Justin Sullivan/Getty Images North America

Setiap presentasi Steve Jobs selalu menjual manfaat di balik setiap produk atau fitur baru – dan dia menerangkannya dengan sangat jelas. Mengapa membeli iPad? Karena “iPad dua kali lebih cepat dengan harga setengahnya.” Apa yang begitu hebat pada Time Capsule? ”Semua foto, video, dan dokumen Anda yang tak tergantikan terlindung secara otomatis dan mudah untuk didapatkan kembali jika mereka hilang.” Steve tahu bahwa konsumen hanya peduli tentang bagaimana produk atau jasa Anda akan memperbaiki kehidupan mereka.


3. Utamakan Menjual Mimpi Dan Janji Yang Tepat

Photo by Justin Sullivan/Getty Images North America

Steve Jobs tidak menjual komputer. Dia menjual janji akan dunia yang lebih baik. Dalam presentasinya, Steve Jobs berkata, “Dengan cara kecil kami sendiri, kami akan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.” Ketika kebanyakan orang melihat iPod hanya sebagai pemutar musik, Jobs mempresentasikannya sebagai alat untuk memperkaya kehidupan orang-orang. Tentu saja tetaplah penting untuk memiliki produk yang hebat. Tapi gairah, antusiasme, dan perasaan akan tujuan yang lebih besar daripada produk yang sebenarnya akan membuat audiens yakin produk yang digunakan lebih menonjol dibandingkan kompetitor lainnya.


4. Adanya Tokoh Hero Dan Musuh

Photo by Justin Sullivan/Getty Images North America

Dalam cerita-cerita, tokoh superhero selalu berkelahi dengan musuh. Hal yang sama berlaku dalam teknik presentasi Steve Jobs. Pada tahun 1984, penjahatnya adalah IBM yang dikenal sebagai “Big Blue”. Sebelum Jobs memperkenalkan iklan televisinya yang terkenal pada tahun 1984 kepada sekelompok tenaga penjualan Apple, ia menciptakan sebuah cerita yang dramatis di sekitarnya. ”IBM menginginkan segalanya,” kata Jobs. Apple akan menjadi satu-satunya perusahaan yang berani mencegahnya. Cerita itu sangat dramatis dan orang-orang menjadi tergila-gila pada Apple. Pakar branding Martin Lindstrom mengatakan bahwa merek besar dan agama memiliki sesuatu yang sama: ide menaklukkan musuh bersama.


5. Gunakan Alur Cerita

Photo by Justin Sullivan/Getty Images North America

Dalam setiap awal prentasinya, Steve Jobs memberikan batasan cerita (outline). Seperti dalam sebuah acara musik pada tanggal 9 September 2009, Jobs mengatakan kepada penonton bahwa dia akan berbicara tentang tiga produk: iPhone, iTunes, dan iPod. Sepanjang presentasi ia selalu memberikan penanda-penanda verbal untuk membantu pendengar mengikuti alur ceritanya. Misalnya setelah ia selesai menjelaskan tentang iPhone ia berkata, “iPhone. Hal pertama yang saya ingin bicarakan hari ini. Sekarang, mari kita beralih ke yang kedua, iTunes.” Penanda verbal menjaga pendengar supaya tetap berada di jalur ceritanya.


6. Superioritas Visualisasi Minimalis

Photo by Justin Sullivan/Getty Images North America

Steve jarang sekali dalam presentasinya menggunakan lebih dari 10 kata. Hal ini disebut ‘superioritas gambar’. Desain dari presentasi Steve, semuanya sangat mengagumkan secara visual dan minimalis, bahkan terkadang isinya hanya gambar sederhana. Para peneliti otak menemukan bahwa informasi lebih efektif (mudah diingat), saat disampaikan lewat gambar dan teks.


7. Penggunaan Kata-Kata Sederhana

Photo by Justin Sullivan/Getty Images North America

Dalam presentasinya, Steve menjelaskan keunggulan produknya dalam satu kalimat deskripsi yang sederhana, dengan memberikan gambaran besar dahulu, sebelum menceritakan detail-detailnya. Sebagai contoh: saat memperkenalkan MacBook Air, dia bisa saja berkata seperti ini: “Hari ini, kami sangat bersemangat sekali untuk meluncurkan ultra-portable notebook yang baru, yang tipis dan ringan dengan layar sebesar 13,3 inchi, keyboard ukuran penuh lengkap dengan backlight, dan mampu bekerja selama 5 jam lebih.”

Bersambung ..... :)
------------------------
Source: zimbio.com